Berbagi Praktik Baik
PANEN ECOENZYME (3)
#TantanganMenulis Februari Ceria
Berbagi Praktik Baik
PANEN ECOENZYME (3)
#TantanganMenulis Februari Ceria
Berbagi Praktik Baik
CARA MEMBUAT ECOENZYME (2)
(Sumber : Dokumentasi pribadi Penulis)Salam Literasi
Hai Sahabat, setelah memahami apa dan mengapa harus membuat ecoenzyme. Yuk kita buat Ecoenzyme di rumah masing-masing. Cara membuatnya sangat mudah, yang dibutuhkan adalah kemauan untuk berbuat dan peduli mengolah limbah organik kita masing-masing.
Sebelum membuat ecoenzyme, berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan dan disiapkan.
1. Rumus pembuatan ecoenzyme yaitu 1 : 3 : 10
(1 bagian molase atau gula merah, 3 bagian berupa bahan organik (BO) dan 10 bagian adalah air). Volume air maksimal 60% dari volume wadah.
Berikut ini tabel perhitungan sesuai volume wadah yang dimiliki. Sehingga dengan komposisi yang tepat, diharapkan hasil Ecoenzyme memenuhi standar yang berlaku.
2. Siapkan alat dan bahan berikut :
a. Wadah plastik bermulut lebar dengan penutup (pastikan kedap udara) dan bersih dari bahan kimia dan sisa sabun. Pemilihan wadah yang tepat dapat mendukung proses fermentasi secara maksimal.
b. Kulit buah dan sisa sayuran (yang belum diolah/dimasak). Semua kulit buah dan sayuran dapat digunakan, kecuali sayuran yang sudah dimasak, kulit buah busuk/berulat dan berjamur, kulit buah dan sayuran berminyak (seperti kelapa dan ampasnya tidak dapat digunakan), kering/keras seperti kulit durian. Semakin banyak jenis bahan organik yang digunakan, maka semakin baik. Minimal ada 6 jenis kulit buah dan sisa sayuran yang digunakan.
c. Molase. Selain itu, dapat digunakan juga gula merah tebu, gula aren, gula kelapa dan gula lontar. Tidak dianjurkan menggunakan gula pasir.
Berbagi Praktik Baik
OLAH LIMBAH ORGANIK Jadi ECOENZYME (1)
Salam Literasi
Halo Sahabat semua, kali ini penulis akan berbagi tentang pengolahan limbah organik menjadi Ecoenzyme. Pernahkah mendengar tentang Ecoenzyme? Sudahkah menerapkannya untuk mengurangi limbah rumah tangga kita? Limbah kita adalah tanggung jawab diri kita masing-masing. Sepakat bukan?
Apa Itu Ecoenzyme?
Ecoenzyme adalah cairan alami serba guna yang merupakan hasil fermentasi dari sisa buah atau sisa sayuran dengan air dan gula merah atau molase dengan komposisi tertentu. Proses fermentasi minimal 3 bulan untuk wilayah tropis dan 6 bulan untuk wilayah di kawasan sub-tropis. Hasil akhir dari proses fermentasi ini adalah cairan berwarna kecoklatan dengan aroma asam segar khas fermentasi. Warna ecoenzyme bervariasi dari coklat muda hingga coklat tua bergantung pada jenis sisa buah atau sisa sayuran dan jenis gula yang digunakan.
Formula pembuatan ecoenzyme ditemukan oleh Dr. Rosukon Poompanvong. Beliau adalah pendiri Asosiasi Pertanian Organik Thailand yang melakukan penelitian sejak tahun 1980-an. Ecoenzyme diperkenalkan secara lebih luas oleh Dr. Joean Oon, seorang peneliti Naturopathy dari Penang, Malaysia.
Mengapa Ecoenzyme?
Beberapa alasan penting yang perlu kita sadari bersama bahwa:
Upaya sederhana yang dapat kita lakukan untuk mengurangi kerusakan dan pencemaran lingkungan, yakni dengan membuat ecoenzyme. Sehingga dengan mengolah limbah organik dari rumah kita sendiri, maka sebagian besar beban TPA dapat kita kurangi. Selain itu, dengan membuat ecoenzyme, kita telah berpartisipasi untuk mengurangi beban bumi sekaligus menerapkan gaya hidup minim kimia sintetis.
Bagaimana Cara Membuat Ecoenzyme?
Eits...jangan khawatir! Cara membuat Ecoenzyme sangat mudah kok. Tapi, tunggu artikel berikutnya ya. he he
Referensi: Modul Ecoenzyme Nusantara. 2021.
#Tantangan Menulis Februari Ceria
#Hari ke-1
RESUME PERTEMUAN PERTAMA (1)
KELAS BELAJAR MENULIS NUSANTARA (KBMN) PGRI Ke 28
Senin, 9 Januari 2023
Sumber : doc pribadi Yang Saya Lihat Belum Tentu Seluruh Cerita (#07) Ahad, 23 Agustus 2026 Kemarin saya bertanya: “Ketika murid tidak ter...